Download

BThemes

Get A FREE Hit Counter
 
 
Jumat, 08 Januari 2010

Monumen Nasional

Monumen Nasional
Kota Jakarta Pusat - DKI Jakarta - Indonesia
Monumen Nasional
Monumen Nasional: Simbol “Emas” Kota Jakarta
Tugu Peringatan Nasional atau yang lebih dikenal Monumen Nasional (Monas) merupakan salah satu dari monumen yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat pada masa revolusi kemerdekaan melawan penjajah Belanda. Monas dibangun untuk memberi inspirasi dan membangkitkan semangat patriotisme generasi saat ini dan mendatang. Monas adalah monumen sejarah sekaligus monumen nasionalisme bangsa Indonesia.

Tugu Monas yang menjulang tinggi ini melambangkan lingga (alu atau antan) yang penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia. Pelataran cawan melambangkan yoni (lumbung). Maksudnya, alu dan lumbung merupakan alat rumah tangga yang terdapat di hampir setiap rumah penduduk Indonesia.

Monas ini mulai dibangun pada Agustus 1959 di areal seluas 80 Ha, dan diarsiteki olehSoedarsono dan Frederich Silaban, dengan konsultan Ir. Rooseno . Monumen ini diresmikan pada 17 Agustus 1961 oleh Presiden RI (Soekarno ) dan resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975 .

Keistimewaan

Keistimewaan bangunan Monas adalah pada bentuk tugunya yang unik. Sebuah batu obeliks yang terbuat dari marmer yang berbentuk lingga yoni setinggi 137m. Di puncak Monas terdapat cawan yang menopang nyala oborperunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 kg. Lidah api atau obor ini sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan. Pelataran puncak dengan luas 11x11 dapat menampung sebanyak 50 pengunjung. Pada sekeliling badan elevator terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi .

Dari pelataran puncak Monas, pengunjung dapat menikmati pemandangan hiruk-pikuk dan keramaian suasana seluruh penjuru kota Jakarta. Arah selatan, dari kejauhan tampak Gunung Salak berdiri kokoh. Arah utara, laut lepas membentang dengan pulau-pulau kecil berserakan. Arah barat, tampak Bandara Soekarno-Hatta yang setiap waktu terlihat pesawat lepas landas. Di pelataran puncak, 17 m lagi ke atas, terdapat lidah api terbuat dari perunggu seberat 14,5 ton, berdiameter 6 m, dan terdiri dari 77 bagian yang disatukan.

Lokasi

Monumen Nasional ini terletak di Jl. Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Akses

Monas adalah tempat wisata di pusat kota. Oleh karena itu, akses menuju lokasi ini sangat mudah. Pengunjung bisa menuju ke lokasi dengan menggunakan bus kota atau kendaraan sendiri. Monumen dan museum ini dibuka setiap hari, mulai pukul 09.00 - 16.00 WIB .

Harga tiket

Untuk memasuki Monas, wisatawan diwajibkan membayar tiket masuk pelataran Monas sebesar Rp 2.500 per orang (tiket ini juga sudah termasuk bea masuk ke Museum Monas). Apabila ingin mencapai Puncak Monas, pengunjung harus membayar tiket lagi sebesar Rp 7.000 per orang. Dan jika ingin menikmati pemandangan Jakarta dari puncak Monas, para turis dapat membeli koin seharga Rp 2.000 untuk menggunakan teropong yang disediakan di tempat tersebut.

Fasilitas dan Akomodasi

Selain dapat menikmati keindahan di dalam dan di atas Monas, pengunjung juga dapat menikmati wisata-wisata lain di kawasan Monas. Pengunjung dapat bersantai di Taman Monas yang di dekatnya terdapat kolam air mancur dan patungPangeran Diponegoro menunggang kuda yang terbuat dari perunggu. Di bawah lantai dasar Monas terdapat juga ruang museum sejarah perjuangan nasional yang dapat menampung sekitar 500 orang. Tidak jauh dari lokasi, terdapat hotel dan restauran yang representatif, sehingga pegunjung tidak akan menemukan kesulitan menginap atau makan.

Baca Juga Artikel yang Lainnya!

0 comments:

Poskan Komentar

Get Updates Via E-Mail!

BTricks

 
10 March 2011 - 18:57 IMT
© 2011 Copyright www.jethornet.com Themes By Aditya Bhaskara